| Kelahiran |
| 0 Orang |
| Kematian |
| 0 Orang |
| Masuk |
| 0 Orang |
| Pindah |
| 0 Orang |
| Kelahiran |
| 0 Orang |
| Kematian |
| 0 Orang |
| Masuk |
| 0 Orang |
| Pindah |
| 0 Orang |
27 Agustus 2026 4 Kali
Pemdes Sidodadi - Euforia peringatan Hari Ulang Tahun Desa Sidodadi ke-68 semakin terasa. Salah satu rangkaian kegiatan yang paling dinanti warga, turnamen sepak bola antar dusun, sukses digelar dan ditutup dengan penuh kemeriahan di Lapangan Desa Sidodadi, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan.
Turnamen yang berlangsung selama empat hari itu diikuti delapan dusun se-Desa Sidodadi. Partai final mempertemukan dua tim terbaik, Dusun Banyumas melawan Dusun Pati. Di hadapan ratusan suporter dari masing-masing dusun, para pemain bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas dan semangat kekeluargaan.
Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Jual beli serangan terjadi hingga peluit akhir. Gol penentu baru tercipta di menit-menit akhir pertandingan. Dusun Banyumas berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 1-0 atas Dusun Pati, sekaligus mengunci gelar juara Sidodadi Cup tahun ini.
Suasana gembira, sorak sorai, dan pelukan kebahagiaan menyambut kemenangan kedua tim. Momen itu diabadikan dalam sesi foto bersama dengan membawa trofi, piagam, dan uang pembinaan. Para pemain tampak didampingi keluarga dan anak-anak, menunjukkan bahwa turnamen ini bukan sekadar soal menang dan kalah, tetapi juga tentang mempererat ikatan antarwarga.
Turut hadir dalam acara penutupan, Sigig Edi Lukman selaku Kepala Desa Sidodadi, Camat Sidomulyo Fran Sinatra Adung, Anggota DPRD Lampung Selatan Fraksi Demokrat Achmad Johani, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta para tokoh masyarakat dan perangkat desa.
Ditempat itu seusai pertandingan, Sigig Edi Lukman menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, peserta, dan masyarakat yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.
"Turnamen ini adalah wujud nyata semangat kebersamaan kita dalam memperingati HUT Desa Sidodadi. Sepak bola menjadi jembatan untuk mempererat silaturahmi antar dusun. Saya berharap, dari lapangan inilah lahir bibit-bibit atlet Sidodadi yang nantinya bisa mengharumkan nama desa," ujar Sigig Edi Lukman. ujarnya, Rabu (26/8/2026) sore.
Ia juga menekankan bahwa momentum HUT Desa serta suasana kemerdekaan bukan hanya tentang selebrasi, tetapi juga tentang refleksi. Selama 68 tahun, Desa Sidodadi telah tumbuh bersama warganya. Melalui kegiatan positif seperti olahraga, nilai gotong royong, sportivitas, dan persatuan terus dijaga.
Camat Sidomulyo, Fran Sinatra Adung, menambahkan bahwa kegiatan seperti ini penting untuk menyalurkan potensi pemuda dan mencegah hal-hal negatif. "Pemerintah kecamatan sangat mendukung. Ini ruang bagi warga untuk berprestasi dan membangun desa bersama," katanya.
Sementara itu, Anggota DPRD Achmad Johani mengapresiasi antusiasme masyarakat. Ia berharap pemerintah desa dan kecamatan terus menganggarkan kegiatan kepemudaan dan olahraga secara berkelanjutan.
Turnamen Sidodadi Cup menjadi bukti bahwa semangat HUT desa tidak hanya dirayakan dengan seremonial, tetapi diisi dengan kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat. Dari lapangan hijau, lahir tawa, ketegangan, persaingan sehat, dan yang terpenting: rasa memiliki terhadap desa.
Dengan ditutupnya turnamen ini, rangkaian HUT ke-68 Desa Sidodadi diharapkan menjadi pemantik semangat baru bagi warga untuk terus membangun desa dengan kolaborasi, kerja keras, dan kebersamaan.
Untuk artikel ini